Kali Oya yang melintasi Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten
Bantul memiliki potensi wisata yang cukup tinngi untuk dikembangkan.
Di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul ada sebuah Desa Wisata yang yang terletak dipinggir kali Oya dan memiliki sebuah icon yang jarang dimiliki desa wisata
lainnya, yaitu jembatan gantung Jelok yang diresmikan oleh Sri Sultan HB X pada
tahun 1999.
Kehidupan masyarakat Dusun Jelok sebagian tidak terlepas
dari pertanian sebagai sumber pokoknya dan
atas melimpahnya hasil pertanian yang didukung keberadaan Kali Oya, maka masyarakat setempat selalu menggelar
syukuran ( Kenduri ) untuk mengucap syukur kepada Tuhan.
Sejak status Dusun Jelok menjadi Desa Wisata, Syukuran tersebut dibuat lebih menarik wisatawan dengan adanya Festival Merti Kali Oya
Dengan rangkaian
kegiatan kesenian, adat budaya lokal seperti Festival Dolanan Anak, Festival
layang – layang, Pentas Kesenian Tradisional.
Puncak acara pun dikemas lebih sakral seperti
tradisi Keraton Yogyakarta dengan mengarak Gunungan ( tumpeng
raksasa ) dari kediaman Kepala Dusun melalui jalan utama desa menuju Sungai Oya, kemudian tokoh masyarakat secara simbolis mengambil sebuah hasil bumi, memimpin
seluruh warga untuk berdoa bersama sebagai rasa syukur, barulah Gunungan
dibagikan kepada masyarakat dan pengunjung yang ikut menyaksikan jalannya
prosesi Merti Kali Oya.
Tahun ini Merti Kali Oya diselenggarakan pada tanggal 9
Agustus 2015, yang telah diawali